The Old Days~

“I’m leaving, I’m leaving, I’m leaving, I think as the train wheels roll along, clackety, clackety, clackety. Forever, I think. Going further and further away from divide and the Glen, and those wonderful summers, and all the people who have come to mean most in my life.

But now it’s turned out I was wrong. What I thought I had gained, being accepted after such a long struggle, seems to have vanished. Even if I were to stop at the next station and get on the next Westbound train, I couldn’t get back. There’s no way.

And where am I going? To college, to James, to New York—Istanbul—the whole world? The future is winter, glittering like ice, and how can I make my way into it? Right now I can only cling to summer’s withering edge.

I lean my forehead against the cool September windowpane. The gold strubble-fields of Kansas roll past, lulling my mind, and letting the memories pour in…”

Continue reading

Tanggal 30

hallo readers! 🙂 jumpa lagi dengan cherryblossom di sini hhehe. kali ini aku mau posting salah satu cerpenku yang bergenre thriller–cerita thriller pertama yang kutulis hhaha >< well… cerpen ini diadaptasi dari pementasan teater berjudul ‘Paranoid’ yang pernah aku perankan bersama teman-teman TED (tedtot) -> Theatre of English Department 🙂 ya, aku sempat ikut organisasi teater di jurusan tapi sekarang karena beberapa hal aku jadi ga aktif lagi di sana *and to be honest… sometimes i do really miss them! :’)*

pementasan TED ini dalam rangka merayakan ulang tahun Sigma TV UNJ. TED diundang jadi salah satu pengisi acara di sana dan entah bagaimana, aku turut ikut menjadi salah satu pemeran dalam pementasan ini walo dengan akting yang pas-pasan hhaha -_-” jujur… itu kali pertama aku ikut pementasan teater kayak gini dan temanya adalah thriller >< karena bertepatan dengan (kalo ga salah) diskusi film ‘Rumah Dara’ juga.

aku nervous banget waktu itu *kapan sih aku ga nervous? -_-“* ditonton sama para senior TED bahkan Sigma dan banyak orang lainnya termasuk pembicara-pembicara yang diundang.

aku masih inget rasanya lengket dan bau oleh bau darah palsu yang terbuat dari susu dan cat saat itu. darahnya keliatan kayak beneran banget, sampe ada penonton yang nanya gimana bikinnya dan gimana triknya jadi bisa muncrat-muncrat gitu kayak ditusuk beneran ._. aku juga masih inget saat-saat latihan. latihannya ga lama: kurang dari sebulan, itu pun ga tiap hari ato tiap minggu. cuma di waktu-waktu menjelang pentas aja kita jadi lebih sering latihan sampe aku harus terpaksa nginep di kost’an Ito karena harus latihan malem di kampus (katanya biar dapet feelnya) walo awalnya ga diizinin nginep hhaha -_- ga akan lupa juga gimana geregetan dan serunya ngulang-ngulang adegan, kotor-kotoran, kerjasama, ketawa bareng yang menyenangkan dan lain-lain ❤ :’D

ohya, di sini aku berperan jadi salah satu korban si psikopat wkwk. makasih ya TED udah memberikanku kesempatan untuk tampil di sini. makasih juga buat semua pihak yang terlibat dan udah mendukung :*

BB6tmAqCMAEIaJJ

“Paranoid” di acara Sigma TV UNJ

Cerita: Hermawan

Sutradara: Jafar

Pemeran: Kak Ziah, Sarah Ito, Ratia, Sunny , Dita, dan Paul

ok then ini dia ceritanya (read it below). walo diadaptasi dari pementasan yang ide ceritanya adalah milik Hermawan dan disempurnakan oleh Jafar, tapi cerpen ini aku yang tulis sendiri dengan merombak dan menambahkan beberapa bagian hhehe. namanya aku ubah di sini, beberapa settingnya juga beda, terus motif pembunuhan dan ide tentang buku diary juga aku yang tambahin. well… mungkin cerpenku masih jauh dari sempurna. aku juga ngerasa teaternya lebih menegangkan darpipada cerpen yang aku tulis ini ._. maklum. pertama kali nulis cerita thriller hhehe. check it out!

Continue reading