Little things to keep me happy.

Kalau kamu masih bisa bahagia dan excited dengan prospek membaca novel baru yang sedang kamu incar, atau menonton film favorit yang akan segera tayang, atau pergi ke suatu tempat yang bagus pada hari kemudian, then congratulation: your life is okay.

Beberapa orang di luar sana enggak bisa melihat kebahagiaan dari hal-hal kecil seperti itu. Jadi, kalau masih ada hal-hal kecil yang buat kamu bahagia, could it be someone beside you or your family or whatever, embrace it. Walaupun pada hakikatnya, bahagia itu datangnya dari diri sendiri.

Belakangan ini aku sering banget mendapati diri menahan tangis. Penyebabnya bisa macam-macam, tapi biasanya karena sesuatu yang buatku sangat sentimentil. Sesuatu ini kayak punya koneksi langsung sama hati, ajaib banget ketika dia langsung bereaksi padahal otak tidak memerintahkan apa-apa.

Tapi aku bahagia, karena aku sadar kalau sebenarnya hidupku baik-baik saja. Sulit, tapi baik-baik saja. Aku masih bisa memikirkan begitu banyak hal dan rencana untuk membahagiakan diriku sendiri.

Dan…aku mau menggunakan hal-hal kecil ini untuk lebih membahagiakan diri.

Aku mau menjelajah tempat-tempat baru dan meninggalkan sebanyak mungkin kebaikan di tempat yang aku datangi nanti. Rencana jangka panjang adalah backpacker-an ke luar kota sendiri (setelah itu, kalau bisa, luar negeri). Rencana jangka pendek adalah pergi ke tempat-tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya–dekat atau jauh, sendiri atau ditemani, tidak masalah.

Tidak harus tempat wisata, tempat-tempat baru yang ‘memanggil’ dan belum pernah didatangi saja.

I want to meet every coffee shop in townKota yang aku tinggali punya ruas jalan yang dari ujung ke ujung dihinggapi oleh kedai kopi. Aku mau mencobanya satu-satu untuk mencicipi kopi sekaligus mengkhayati suasananya. Kalau sudah, aku mau tulis review-nya di blog ini.

Ide ini muncul setelah aku mengunjungi salah satu kedai kopi beberapa waktu lalu, dan takjub dengan kebahagiaan yang bisa disuguhkan hanya dalam satu cangkir kopi.

Aku mau tulis surat, surat yang benar-benar berbentuk surat dalam amplop–bukan surat elektronik–untuk dikirim ke sahabat pena. Membayangkan suratku akan terbang dan melewati perjalanan untuk kemudian sampai ke penerimanya, rasanya menyenangkan.

Lagipula, punya sahabat pena untuk bertukar kabar secara rutin memang sebuah hal yang ingin aku lakukan sejak dulu.

Aku mau membuat (setidaknya satu) orang tersenyum setiap hari. Percaya tidak kalau kebahagiaan itu menular? Membuat orang bahagia akan membuat kamu bahagia juga.

Semoga satu senyuman yang aku torehkan di wajah orang lain, bisa menjadi penghapus sedihku di kemudian.

Aku mau lebih sering merekam cerita dan membuatnya menjadi suatu karya, entah itu dalam Blog atau Vlog. Tunggu saja. 🙂

Lalu, dengan tetap melakukan hal-hal yang aku sukai–baca buku, menulis, mendengarkan musik dalam perjalanan, dan sebagainya, I will smile more often. Juga melakukan yang terbaik untuk orang-orang yang aku sayang. Dan jika itu semua berhasil buat aku lebih bahagia…

My life is okay.

Despite all the madness in life and all the things that weigh me down…I’m still doing my best to create the best version of my life before I leave the rest to The Almighty. 🙂 For now, just do more of what makes me happy.

image source: weheartit.com

Advertisements

4 thoughts on “Little things to keep me happy.

  1. Cool! Yes, love yourself more. :’)
    For me it’s simple, for as long this 5 things exists in this world, I would still happy: Music, book, meadow, the stars, and the ocean. 5 hal ini yang bisa aku dapatkan gratis when I’m feeling so blue.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s