Seperti bulan Februari.

Februari selalu pergi untuk kembali. Karena tanpanya, tidak akan ada Maret dan tahun kabisat. Februari ada untuk dinantikan seorang gadis yang jatuh cinta kepadanya. Katanya, bulan ini selalu membuatnya bahagia,

Dan sedih di saat yang sama.

Itulah keistimewaannya. Memori yang singkat terkadang lebih mengorek relung hati terdalam.

Mungkin, benakmu terlalu terbuai dengan lamanya waktu. Pikiranmu mengangkasa pada jutaan detik yang menjadi kumpulan tahun. Padahal, kenangan hanya membutuhkan ruang kosong untuk tersulam. Pada rentang waktu yang terbilang singkat, keindahan juga bisa membekas dengan nyata.

Seperti 28 hari yang cantik,

Seperti yang terpendek dalam satu tahun yang berkesan,

Seperti bulan Februari.

Advertisements

Mengulang Februari.

 

february
image source: weheartit.com

Aku akan selalu mempunyai rasa untuk bulan Februari. Bukan hanya karena ini adalah bulan kelahiranku, tapi juga karena aku sungguh merasa bahwa bulan Februari adalah bulan yang paling cantik dari semua bulan. Hm… mungkin dari namanya, dan jumlah harinya 😀 Cantik. Aku sampai merasa kalau pun tidak lahir di bulan Februari, aku akan tetap menyukai bulan ini lalu merasa iri pada orang-orang yang lahir di bulan Februari hahaha (iya, aku seaneh itu).

Continue reading “Mengulang Februari.”