Holidays โ™ฅ

hallo pembaca sekalian, apa kabar? ^^ masih menikmati liburan atau sudah bosan bapuk di rumah menanti liburan selesai, kah? #plak :p atau sudah ada yang mulai menjalani aktivitas seperti biasa: masuk sekolah, kuliah, kerja, dsb? atau mungkin ada juga yang sedang siap-siap MOS sekolah atau ospek kampus, ya? ๐Ÿ˜€

aku masih liburan dong. masuk kuliahnya masih lama, awal september nanti #pamer :p

gimana liburan kalian? semoga menyenangkan dan bermanfaat ya ๐Ÿ™‚ liburanku sendiri alhamdulillah berlangsung menyenangkan. walaupun sebagian besar kuhabiskan di rumah, tapi liburan ini enggak berlalu dengan membosankan begitu aja. sebagian hari-hariku diisi dengan canda tawa bersama teman-temanย #asik dan InsyaAllah juga diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. ikut kegiatan di kampus, silaturahmi ke tempat saudara, hang out bersama teman-teman, bantu-bantu orangtua di rumah (kalo ini sih wajib! hhaha), dll.

terus, belum lama kemarin aku pergi ke Bandung. menghabiskan beberapa hari di sana, di rumah salah satu sahabat dekatku: Ao-Chan.

Continue reading

Advertisements

The Old Days~

โ€œIโ€™m leaving, Iโ€™m leaving, Iโ€™m leaving, I think as the train wheels roll along, clackety, clackety, clackety. Forever, I think. Going further and further away from divide and the Glen, and those wonderful summers, and all the people who have come to mean most in my life.

But now itโ€™s turned out I was wrong. What I thought I had gained, being accepted after such a long struggle, seems to have vanished. Even if I were to stop at the next station and get on the next Westbound train, I couldnโ€™t get back. Thereโ€™s no way.

And where am I going? To college, to James, to New Yorkโ€”Istanbulโ€”the whole world? The future is winter, glittering like ice, and how can I make my way into it? Right now I can only cling to summerโ€™s withering edge.

I lean my forehead against the cool September windowpane. The gold strubble-fields of Kansas roll past, lulling my mind, and letting the memories pour in…โ€

Continue reading

Wait The Cherry Blossom

ini cerpen pertama yang aku buat. cerpen pertama juga yang aku muat di kekom (kemudian.com): situs untuk membaca, menulis, dan mengapresiasi cerita (puisi juga ada sih). situs buat orang-orang yang suka baca dan nulis lah pokoknya ๐Ÿ™‚ pertama kali tau tentang situs ini dari seorang teman yang suka baca dan nulis juga ๐Ÿ˜€ penasaran terus pengen coba buat deh. tapi setelah tau dan penasaran itu ga langsung buat sih, satu ato dua tahun kemudian baru buat akunnya lol >_<

sebenernya dorongan untuk membuat cerpen juga baru muncul setelah gabung di situs itu hhehe..pengen nge-post cerita di sana dan pengen tau gimana tanggapan pembaca tentang tulisanku.

aku pertama kali nulis cerita (ga termasuk buat karangan di sekolah loh ya) saat di bangku SMA..dan waktu itu langsung buat novel bukannya cerpen dulu hhehe terus pertama kalinya buat cerpen ya cerpen ini. masih amatir banget lah waktu itu~ tapi semenjak gabung di kekom aku jadi merasa semakin dekat dengan dunia kepenulisan dan semakin mencintainya. feedback yang diberikan di sana rasanya jadi penyemangat aja gitu buat nulis :3

sejak gabung di sana aku juga jadi belajar banyak hal ๐Ÿ˜€ dari cerita-cerita bagus yang aku baca untuk dijadikan panutan dan juga dari komentar serta kritikan para pembaca.

lalu setelah aku baca lagi tulisanku yang dulu (yang novel itu)..rasanya ngga banget deh >< kenapa aku dulu nulisnya kayak gitu ya… hhehe wajar aja sih. toh saat itu masih belajar..sampe sekarang juga kok ๐Ÿ˜€

yang di cerpen pertama ini mungkin masih lumayan..walau waktu itu ada kesalahan fatal yaitu: pake emoticon di dalam cerpen :p aku udah tau kalo pake emot gitu ga sesuai aturan EYD yang benar..tapi saat itu aku masih mengira kalau penggunaan emot kayak gitu bisa dijadikan ciri khas menulis seseorang… ternyata aku salah. tetep ga boleh kalo ga sesuai aturan ya ๐Ÿ˜ padahal menurutku pake emot itu lebih menarik #kebiasaan :p

waktu itu beberapa pembaca komentar soal ketidaknyamanannya membaca tulisan seperti cerpen dengan emot. well… menulis dengan emot dalam cerita jadinya sudah tidak kulakukan sekarang >.< terus di cerpen ini juga masih ada beberapa kesalahan kecil juga (yang sebelumnya aku memang belum tau benernya gimana)

sebelumnya aku juga nulis cerita ga pernah belajar secara khusus sih..ya otodidak aja belajar sendiri. dari baca-baca cerita, browsing internet (tentang cara kepenulisan yang baik), serta kritikan dan masukan dari orang lain..seperti yang telah kusebutkan sebelumnya ๐Ÿ™‚ tapi berhubung aku adalah anak sastra sekarang..jadi pembelajarannya lebih bisa terdukung..walopun itu ngga menjamin juga. tapi aku akan berjuang untuk menjadi penulis yang baik ><

btw aduh aduh pendahuluannya panjang banget xD langsung aja deh ya aku tampilin cerpennya ๐Ÿ˜€ yang ditampilkan di sini masih tulisanku yang asli saat itu..maksudnya belum di edit untuk perbaikan. nulis di blog ini juga pengen jadi kayak semacam perekam jejak ato sejarah kepenulisanku sih hhehe..nanti satu-satu aku tampilin dan ceritain sejarah di baliknya seperti sekarang :v

kalo cerpen ini aku nulisnya terinspirasi dari gambar ini:

sakuragirl10

check it out ๐Ÿ™‚

Continue reading