If This Was A Movie

Setiap kali aku bilang ke seseorang kalo aku suka nonton film sedih saat sedang sedih, respon mereka pasti: “lah ntar malah jadi tambah sedih”, “aneh banget kamu sun”, “kalo kayak gitu bukannya malah jadi tambah sedih?”, dan semacamnya.

Well… itu benar, pendapat mereka benar, tapi entah kenapa kalo lagi sedih aku justru lebih merasa terhibur ato setidaknya agak tenang setelah nonton film sedih daripada yang bahagia. Mungkin karena dengan begitu aku jadi merasa aku ga sendirian, bahwa di luar sana ada juga yang merasa sedih, bahkan lebih sedih daripada aku, jadinya sadar dan ga cengeng :’D

Emang sih nonton film sedih gabisa bikin ketawa (ofcourse), bikin nangis iya, bikin galau juga kadang-kadang, tapi setelah nangis itu… jadi lega, lalu jadi mikir: “apaan sih kamu sun, baru kayak gini aja udah cengeng, liat tuh dia (yang di film)! kesedihan kamu itu ga seberapa dibanding kesedihan dia. dia aja bisa survive, masa kamu ngga?”

Continue reading

Advertisements

You Are The Apple of My Eye :’)

Credit Pictures and Story:

You Are The Apple of My Eye Movie.

You.Are.The.Apple.Of.My.Eye.720p.BluRay.x264.DTS-HDChina.mkv_snapshot_00.03.36_[2015.01.11_10.29.21]

Jangan salah paham, saat ini aku bukannya mau buat review film, aku cuma mau membahas kisah cintanya Chia-Yi dan Ko-Teng dalam sebuah film berjudul You Are The Apple of My Eye: Salah satu film yang mampu meninggalkan kegalauan luar biasa untukku setelah menontonnya :’)

Padahal, ini bukan film sedih. Entahlah, mungkin karena aku paham sekali perasaan tokoh-tokohnya…

Continue reading