Ajaib.

Menurut pendapatku, semua orang mendapatkan satu keajaiban. Contohnya,  aku mungkin takkan pernah disambar halilintar, atau memenangkan Hadiah Nobel, atau menjadi diktator di suatu negara kecil di Kepulauan Pasifik, atau mengidap kanker telinga yang tak dapat disembuhkan, atau mengalami tubuh terbakar secara tiba-tiba. Tetapi jika mempertimbangkan semua hal-hal yang tak mungkin itu sekaligus, setidaknya salah satunya bisa terjadi pada masing-masing diri kita. Aku bisa saja melihat hujan katak. Aku bisa saja menapakkan kaki di Mars. Aku bisa saja dimangsa Paus. Aku bisa saja menikahi Ratu Inggris atau bertahan hidup bertahun-tahun di lautan. Tetapi keajaibanku berbeda: dari semua rumah di subdivisi di seantero Florida, aku tinggal bersebelahan dengan Margo Roth Spiegelman.

Yang di atas adalah keajaibannya Quentin di Paper Townsnya John Green.

Keajaibanku juga berbeda, keajaibanku adalah dirimu.

Ada begitu banyak keajaiban di dunia ini.

Salah satunya yang kulihat nyata, adalah pertemuan kita.

Ada begitu banyak orang yang bisa kutemui di dunia; di bus, di kereta, di pertokoan, di jalan-jalan, dan sebagainya.

Tapi Tuhan mempertemukan kita.

Dan memutuskan “kita” untuk terjadi.

Betapa ajaibnya ketika, dari beribu pasang mata dan kaki yang bisa kutemui di dunia, hatiku hanya terpaut pada dirimu.

Ketika hatimu memilih seseorang yang juga telah memilihmu dengan hatinya: bisakah kau menyebut ini tidak ajaib?

love

image source: weheartit.com

Advertisements